Wednesday, July 31, 2013

Surah Al-Fatihah dan Keutamaannya

Assalamu'alaykum Warrahmatullah Wabarakatuh ..... Berhubung Surah Pertama Dalam Al Quran adalah Surah Al-Fatihah jadi saya ingin sedikit berbagi ilmu tentang surah ini, pernahkah terlintas di benak sobat muslim mengapa Surah Al-Fatihah lah yang menjadi pembuka "Al-Huda"?? Lantas marilah kita simak apa yang Keutamaan-keutamaan yang menjadikan Surah Al-Fatihah sebagai Ummul Kitab.Surah Al-Fatihah (Arab: الفاتح , al-Fātihah, "Pembukaan") adalah surah pertama dalam al-Qur'an. Surah ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari 7 ayat.Al-Fatihah merupakan surah yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap di antara surah-surah yang ada dalam Al-Qur'an.



Bunyi surah Al Fatihah oleh Al-Sudais





Surah Al-Fatihah yang juga disebut sebagai "Ummul Kitab" memiliki beberapa keutamaan sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah Salallahu ‘alayhi wassalam.
  1. Surah Al-Fatihah merupakan surah yang paling utama di dalam Al-Qur`an. 
  2. Merupakan surah yang tidak pernah diturunkan dalam Taurat dan Injil, dan tidak ada satu pun yang menyamai surah Al-Fatihah di dalam Al-Qur`an.
  3. Merupakan surah yang langsung diturunkan dari Arsy. 
  4. Sebagai obat penawar, baik lahir maupun batin.
Surah ini disebut Al-Fatihah (Pembukaan), karena dengan surah inilah dibuka dan dimulainya Al-Quran. Dinamakan Ummul Qur’an (induk Al-Quran/أمّ القرءان) atau Ummul Kitab (induk Al-Kitab/أمّ الكتاب) karena dia merupakan induk dari semua isi Al-Quran. Dinamakan pula As Sab’ul matsaany (tujuh yang berulang-ulang/السبع المثاني) karena jumlah ayatnya yang tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam shalat.

Surah Al-Fatihah terdiri dari tujuh. ayat, masing-masing ayat memiliki keistimewaan, makna, dan pengejawantahan bagi. kita dalam kehidupan riil. Misalnya, ayat pertama, satu kata Allah saja dari rangkaian kalimat. bismillaahir rahmaanir rahiim, memiliki makna sangat mendalam dan luas.

Keimanan
Pada ayat 2 surah ini dinyatakan dengan tegas bahwa segala puji dan ucapan syukur atas suatu nikmat itu bagi Allah, karena Allah adalah Pencipta dan sumber segala nikmat yang terdapat dalam alam ini. 

Nikmat yang dimaksud pada kalimat diatas antara lain : Nikmat menciptakan, Nikmat mendidik dan menumbuhkan, sebab kata Rabb (ربّ) dalam kalimat Rabbul-'aalamiin (ربّ العالمين) tidak hanya berarti Tuhan atau Penguasa, tetapi juga mengandung arti tarbiyah (التربية) yaitu mendidik dan menumbuhkan.

Hal ini menunjukkan bahwa segala nikmat yang dilihat oleh seseorang dalam dirinya sendiri dan dalam segala alam ini bersumber dari Allah, karena Tuhan-lah Yang Maha Berkuasa di alam ini. Pendidikan, penjagaan dan Penumbuhan oleh Allah di alam ini haruslah diperhatikan dan dipikirkan oleh manusia sedalam-dalamnya, sehingga menjadi sumber berbagai macam ilmu pengetahuan yang dapat menambah keyakinan manusia kepada keagungan dan kemuliaan Allah, serta berguna bagi masyarakat. Oleh karena keimanan (ketauhidan) itu merupakan masalah yang pokok, maka di dalam surat Al-Faatihah tidak cukup dinyatakan dengan isyarat saja, tetapi ditegaskan dan dilengkapi oleh ayat 5, yaitu : Iyyaaka na'budu wa iyyaka nasta'iin / إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِين (hanya kepada Engkau-lah kami menyembah, dan hanya kepada Engkau-lah kami mohon pertolongan).

Janji memberi pahala terhadap perbuatan yang baik dan ancaman terhadap perbuatan yang buruk.Yang dimaksud dengan Yang Menguasai Hari Pembalasan ialah pada hari itu Allah-lah yang berkuasa, segala sesuatu tunduk kepada kebesaran-Nya sambil mengharap nikmat dan takut kepada siksaan-Nya. Hal ini mengandung arti janji untuk memberi pahala terhadap perbuatan yang baik dan ancaman terhadap perbuatan yang buruk. Ibadat yang terdapat pada ayat 5 semata-mata ditujukan kepada Allah.

Keutamaan Surah Al Fatihah yang lain adalah, Surah ini wajib dibaca bilamana seseorang melakukan shalat.Apabila seseorang tidak membaca Surah ini maka shalatnya tidak sah,  sebagaimana yang diriwayatka.

"Setiap Shalat tanpa bacaan Fatihah, maka shalat tersebut tidak sempurna.” (HR Muslim “Bab Shalat” 397).
Hadist lain berbunyi,

“Tidak diterima shalat seseorang tanpa membaca Al-Fatihah.” (HR Bukhari “Bab Adzan” 756, Muslim “Bab Shalat” 394)

Walau begitu, hal tersebut tidak berlaku bagi orang yang tidak hafal Al-Fatihah. Dalam hadits lain disebutkan bahwa orang yang tidak hafal Al-Fatihah diperintahkan membaca :

"Maha Suci Allah, segala puji milik Allah, tidak ada tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar, tidak ada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah."
Dalam pelaksanaan salat, Al-Fatihah dibaca setelah pembacaan Doa Iftitah dan dilanjutkan dengan "Amin" dan kemudian membaca ayat atau surah al-Qur'an (pada rakaa'at tertentu). Al-Fatihah yang dibaca pada rakaat pertama dan kedua dalam salat, harus diiringi dengan ayat atau surah lain al-Qur'an. Sedangkan pada rakaat ketiga hingga keempat, hanya Al-Fatihah saja yang dibaca.

Dan dibawah ini adalah beberapa nama lain dari Surah Al Fatihah :
  • Al-Kitab (buku) : Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (QS. Al-Baqarah [2]:2)
  • Al-Furqan (pembeda benar salah) : Maha suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam. (QS. Al Furqaan [25]:1)
  • Adz-Dzikr (pemberi peringatan) : Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Al-Qur'an), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. (QS. Al Hijr [15]:9)
  • Al-Mau'idhah (pelajaran/nasihat) : Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. (QS. Yunus [10]:57)
  • Asy-Syifa' (obat/penyembuh) : Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. (QS. Yunus [10]:57)
  • Al-Hukm (peraturan/hukum)
  • Al-Hikmah (kebijaksanaan)
  • Al-Huda (petunjuk)
  • At-Tanzil (yang diturunkan)
  • Ar-Rahmat (karunia)
  • Ar-Ruh (ruh)
  • Al-Bayan (penerang)
  • Al-Kalam (ucapan/firman)
  • Al-Busyra (kabar gembira)
  • An-Nur (cahaya)
  • Al-Basha'ir (pedoman)
  • Al-Balagh (penyampaian/kabar)
  • Al-Qaul (perkataan/ucapan)
Semoga bermanfaat.
Sumber : http://islamtogether.blogspot.com/2012/07/surah-al-fatihah-dan-keutamaannya.html?m=1

No comments:

Post a Comment