Monday, April 14, 2014

Mereka., Anak-anak Palestine • Syria • Mesir.


Mereka senyumkan?
Mereka tertawakan?
Terlihatkah airmata mereka?
Tidak kan?

Betapa tegarnya mereka. Setiap jamnya bom berjatuhkan membumi hanguskan rumah bahkan diri mereka, namun mereka masih senyum ikhlas.
Betapa hebatnya hati mereka. Tak menunjukan benci ataupun kecewa atas kehendak Allaah. Bahkan lebih taat dalam kebahagiaan.
Nah kita? Batapa payahnya diri ini, ujian diri saja mengeluh dengan dengki dan tak terima dengan kehendak-Nya.
Betapa payahnya diri ini, hanya bisa senyum dalam kelalaian dan terlalu lupa dalam mengingat Sang Pemberi Kebahagian, Allaah.
Betapa payahnya diri ini, kenyaman bertempat disini. Tak ada bising ataupun terlukanya diri, namun sedetik mengucap 'Alhamdulillah" saja tak terdengar.
 
Mereka., Anak-anak Palestine • Syria • Mesir.
Tidurpun tak kadang tak bisa. Makan pun kadang tak sempat. Namun masih saja hebat dengan Senyum dan Ketaatan yang kokoh pada Allaah.
Nah kita? Tidur lebih dari nyenyak. Makan pun lebih dari kenyang. Namun payah sekali dalam Bersyukur dan begitu lalai dalam ketaatan pada Allaah.

Mereka,. Anak-anak Palestine • Syria • Mesir.
Sholat wajib mereka tak hanya 5 kali tapi 6 kali. Namun mereka tetap ikut melaksanakannya meski airmata bahkan darah bermandikan pada diri mereka.
Nah kita? Sholat wajib sehari 5 kali. Namun terlalu sering kelewatan bahkan tak ada yang tertinggal.
Alasan kita? "Terlalu lelah dengan aktivitas dan kesibukkan".

Ketahuilah, kita disini hidup dengan aman dan tentram. Sedang mereka disana? Berlarian dengan bom yang mengikuti dari belakang. Darah mereka bagai parfum yang selalu menempet dipakaian mereka. Dan kesibukkan mereka adalah perang. Namun kenapa dengan kita? Ada apa? Beginikah kita? Allaahu Rabbi :'(

No comments:

Post a Comment