Tuesday, February 17, 2015

Selamatkan generasi muslim dari bahaya Valentine


,بسم الله ارحمن ارحيم



Sungguh sebuah penyesatan yang sangat mencelakan generasi muslim, bila ada yang berpendapat bhw yang mengatakan "Tidak untuk Valentine" disebabkan karna muslim tersebut adl orang yg tidak mempunyai pasangan untuk merayakan perayaan tersebut.

Astaghfirullah haal adzim.
Bukankah kasih sayang itu harus ada disetiap hari, jam, menit dan detiknya?
Bukankah cinta yang mulia adalah cinta yang terjalin karna ikatan halal?
Bukankah cinta yang indah terjalin bukan hanya untuk sesekali saja, apalagi tergantung tahun atau bulan yg ditentukan?

Kasih sayang adalah rasa yang lebih indah bila kita memeliharanya dengan ketaatan kepada Allaah Subhanahu wa Ta'ala.
Bukan hanya sekedar manisnya coklat apalagi setangkai mawar yang kelak akan layu juga.

SubhanAllaah, :"(

Sungguh ironis memang kondisi umat Islam saat ini. Sebagian orang mungkin sudah mengetahui kenyataan sejarah hari kasih sayang (valentin).
Tapi seolah-olah mereka menutup mata dan menyatakan boleh-boleh saja merayakan hari valentine yang cikal bakal sebenarnya adalah ritual paganisme.
Sudah sepatutnya kaum muslimin berpikir, tidak sepantasnya mereka merayakan hari tersebut setelah jelas-jelas nyata bahwa ritual valentine adalah ritual non muslim bahkan bermula dari ritual paganisme.

Rasulullah menjelaskan secara umum supaya kita tidak meniru-niru orang kafir. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

,مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.”

(HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ [hal. 1/269] mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaiman dalam Irwa’ul Gholil no. 1269).

Telah jelas, bahwa hari Valentine adalah perayaan paganisme, lalu diadopsi menjadi ritual agama Nashrani. Dan merayakannya berarti telah meniru-niru mereka.

Allah Ta’ala sendiri telah mencirikan sifat orang-orang beriman. Mereka adalah orang-orang yang tidak menghadiri ritual atau perayaan orang-orang musyrik.
Dan ini berarti, tidak boleh umat Islam merayakan perayaan agama lain semacam valentine.

Semoga ayat berikut bisa menjadi renungan bagi kita semua.
Allah Ta’ala berfirman,

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا“

Dan orang-orang yang tidak menyaksikan perbuatan zur, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.” (QS. Al Furqon [25]: 72)

Semoga menjadi manfaat bersama 🌻

No comments:

Post a Comment